Training on Stimulating Moral Values through Storytelling Activities based on Panji Culture

Authors

  • Epritha Kurnia Wati Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Kediri, Indonesia Author https://orcid.org/0000-0002-3109-9045
  • Ayu Titis Rukmana Sari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Kediri, Indonesia Author https://orcid.org/0009-0003-4166-0072
  • Salsabella Aurellya Prastysta Putri Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Kediri, Indonesia Author
  • Sausan Ghaida Izdihar Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Kediri, Indonesia Author
  • Alfina Fadya Rahmawati Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Kediri, Indonesia Author

Keywords:

Dharma Wanita Kindergarten, moral value, Panji culture, storytelling

Abstract

The Panji-based Animated Fairy Tale Video Training for Early Childhood Moral Education aims to improve moral understanding in children through interesting and educational audiovisual media. This program adapts Panji stories, which contain moral values such as loyalty, courage, honesty, and responsibility. Through the use of animated fairy tale videos, it is expected that children can more easily understand and internalize the moral messages conveyed. The study involved data collection through direct observation of children's behavior, questionnaires for teachers and parents, and interviews to measure the impact of the program on children's moral development. The results show that the Panji-based animated fairy tale video is effective in improving children's discipline, empathy, and sense of responsibility. The program also shows the important role of teachers and parents in supporting children's moral education. Nevertheless, challenges such as limited access to technology in some areas and the need for increased training for program managers are still obstacles that need to be overcome. It is hoped that this program can continue to be developed and expanded to provide wider benefits in early childhood character building, as well as preserving local cultural values through traditional stories.

References

Ananda, Rizki. (2017). Implementasi nilai-nilai moral dan agama pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1).

Bonita, E., Suryana, E., Hamdani, M. I., & Harto, K. (2022). The golden age: perkembangan anak usia dini dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 6(2), 218-228.

Dewi, B. (2018). Peran Kepala Madrasah dalam meningkatkan program unggulan Madrasah. Jurnal Isema: Islamic Educational Management, 3(1).

Divayana, D. G. H., & Sugiharni, G. A. D. (2016). Evaluasi program sertifikasi komputer pada Universitas Teknologi Indonesia menggunakan model cse-ucla. Jurnal Pendidikan Indonesia Universitas Pendidikan Ganesha Volume 5.

DP, A. Z., & Sugianto, B. (2018). Meningkatkan nilai-nilai agama dan moral anak melalui metode bermain peran di kelompok B1 TK Mutiara Hati Kendari. Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO, 1(2), 68.

Erfayliana, Y. (2017). Aktivitas bermain dan perkembangan jasmani anak. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 3(1), 145-158.

Farhurohman, O. (2017). Hakikat bermain dan permainan anak usia dini di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 27–36.

Fitria, A. (2014). Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran anak usia dini. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2).

Fromberg, D. P., & Bergen, D. (2006). Play rom birth to twelve second edition.

Fuadiy, M. R. (2021). Evaluasi pembelajaran sebagai sebuah studi literatur. DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 173-197.

Hasanah, E. (2019). Perkembangan moral siswa sekolah dasar berdasarkan Teori Kohlberg oleh. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia, 6(2355-0139), 2615-7594.

Hurlock, E. B. (1972). Child development. McGraw-Hill.

Karyati, R. (2020). Monitoring dan evaluasi supervisi akademik sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah binaan kepengawasan Kota Malang. Jurnal Pendidikan Hayati, 6(3).

Khair, M. (2018). Pendampingan sosial pada anak jalanan di rumah perlindungan sosial anak (RPSA) Kota Makassar (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR).

Khaironi, M., & Ramdhani, S. (2017). Pendidikan karakter anak usia dini. Jurnal Golden Age, 1(02), 82-89.

Lailiyah, N., Pitoyo, A., Sujarwoko, Rahmayantis, M. D., Waryanti, E., Sasongko, S. D., Sardjono, Puspitoningrum, E., Muarifin, M., Gigik, Y. R., & Putri, F. A. (2024). Membangun Kecakapan di Era Digital Melalui Pelatihan Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar. Dimar : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 9-17. https://ojs.srikandikreatif.my.id/index.php/dimar/article/view/5

Lubis, A. M., & Ismet, S. (2019). Metode menghafal alquran pada anak usia dini di tahfidz center darul hufadz kota padang. Aulad: Journal on Early Childhood, 2(2), 8-14.

Nafidah, L. N., & Sandi, D. A. (2024). Sosialisasi manajemen organisasi kepada karang taruna untuk meningkatkan kinerja organisasi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. In SNEB: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Dewantara (Vol. 6, No. 1, pp. 7-12).

Nurani, R. Z., Nugraha, F., & Sidik, G. S. (2018). Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran menyimak dongeng di era digital. EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 78-84.

Oktaviani, E. D. (2020). Perancangan informasi dongeng Ratu Bagus Kuning dari Sumatera Selatan melalui media cerita bergambar. 51916158.

Pattiasina, P. J., Fatmawati, E., & Wulandari, M. (2022). Penggunaan metode mendongeng dalam menumbuhkan minat baca anak usia dini. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(3), 667-674.

Prabowo, N. A. (2022). Perancangan animasi dongeng untuk Pendidikan Anak Usia Dini guna melatih kecerdasan moral dan linguistik. Jurnal Khatulistiwa Informatika, 2(2), 487113.

Pratiwi, O. A., Syafrudin, U., & Oktaria, R. (2023). Identifikasi kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun di TK Al-Muttaqin. Jurnal Penelitian Medan Agama, 14(2), 63. https://doi.org/10.58836/jpma.v14i2.16105

Rahim, A. R. (2022). Meningkatkan kecerdasan anak melalui keterampilan mendongeng. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(1), 90-102.

Rukiyah, R. (2018). Dongeng, mendongeng, dan manfaatnya. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi, 2(1), 99-106.

Simbolon, B. S. Y., & Naibaho, D. (2024). Merencanakan strategi dan metode dalam pembelajaran. Jurnal Magistra, 2(1), 39-48.

Suderman, R. D., Irhamudin, I., & Hayati, R. M. (2024). Analisis dampak game online terhadap moral siswa di MTS Manba’ul Ulum Gaya Baru 2. Scidac Plus, 4.

Wijaya, I. P. (2024). Enhancing teacher creativity through educational game tools at TK Negeri Pembina, Kediri: a practical approach. Dimar: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 46-53.

Yulaikah, Y., Azizi, E., Respatiningsih, I., Nurliana, L., & Trikawati, T. (2024). Pengaruh pelatihan ketrampilan ekonomi kreatif dalam merangsang kreatifitas wirausaha terhadap peningkatan pendapatan di Sentul Lio Desa Cisait Kabupaten Serang. Jurnal JUMANIS-BAJA, 06(2), 130–143.

Downloads

Published

2025-01-31

How to Cite

Wati, E. K., Sari, A. T. R., Putri, S. A. P., Izdihar, S. G., & Rahmawati, A. F. (2025). Training on Stimulating Moral Values through Storytelling Activities based on Panji Culture. Dimar : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 31-42. https://ojs.srikandikreatif.my.id/index.php/dimar/article/view/33

Most read articles by the same author(s)